FAKTAINDONESIA.NET – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Sulawesi Tenggara mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem pada Jumat sore (13/2/2026).
Dalam rilis resminya, BMKG memperingatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Sultra mulai pukul 16.30 WITA. Kondisi ini diprediksi akan berlangsung hingga pukul 19.30 WITA, mencakup wilayah daratan hingga kepulauan.
Sejumlah wilayah yang menjadi fokus perhatian meliputi Kabupaten Kolaka (Wolo, Latambaga, Samaturu), Konawe (Lambuya hingga Tongauna Utara), serta sebagian besar wilayah Konawe Selatan seperti Angata, Moramo, dan Mowila.
Selain itu, potensi cuaca buruk juga membayangi Kabupaten Wakatobi, Kolaka Utara, Konawe Utara, Kolaka Timur, hingga Kota Kendari yang meliputi Kecamatan Baruga, Poasia, Wua-wua, Kambu, dan Nambo. BMKG menyebutkan bahwa potensi hujan lebat ini dapat meluas ke wilayah lain termasuk Kota Baubau dan sekitarnya.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang mungkin ditimbulkan, seperti genangan air di area pemukiman, risiko pohon tumbang akibat angin kencang, hingga bahaya sambaran petir. Para pengendara diharapkan ekstra hati-hati saat melintasi jalur antar-kabupaten mengingat jarak pandang yang berkurang serta kondisi jalan yang licin selama hujan berlangsung.
BMKG terus memantau pergerakan awan melalui sistem nowcasting dan meminta warga untuk selalu memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi.
Peringatan ini menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk memastikan kesiapsiagaan infrastruktur drainase dan keselamatan publik di tengah dinamika cuaca awal tahun ini.
Editor: Redaksi | laporan: Samsul


Comment