SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra Hukum

Bukan Tangisan, Wanita di Kolaka Ini Rayakan Perceraian dengan Lari Kegirangan: “Saya Bebas dari NPD!”

Video mendadak viral di media sosial, pada Kamis (23/04/2026), memperlihatkan seorang wanita, i depan Pengadilan Agama Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), tak mampu membendung kebahagiaannya usai resmi menyandang status janda.

FAKTAINDONESIA.NET, KOLAKA – Jika biasanya perceraian identik suasana duka atau haru, pemandangan berbeda justru tersaji di depan Pengadilan Agama Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

‎Sebuah video mendadak viral di media sosial, pada Kamis (23/04/2026), memperlihatkan seorang wanita, tak mampu membendung kebahagiaannya usai resmi menyandang status baru.‎

Dalam rekaman yang beredar luas, wanita tersebut tampak berlari kecil keluar dari gedung pengadilan sambil mengangkat tinggi-tinggi akta cerai di tangannya.

Raut wajahnya tidak menunjukkan penyesalan, justru pancaran kelegaan yang luar biasa seolah baru saja lepas dari beban berat yang bertahun-tahun ia pikul.

‎Alasan di balik aksi spontan ini terungkap melalui keterangan di akun pribadinya.

Ia secara blak-blakan mengaku bahwa keputusannya untuk berpisah adalah langkah ekstrem demi menyelamatkan kesehatan mentalnya.

‎Bahkan, ia mengaku sengaja tidak menuntut hak-hak finansial.

Biasanya menjadi sengketa dalam perceraian, seperti, harta gono-gini, nafkah iddah, mut’ah, dan madhiyah, nafkah hadhanah (hak asuh anak).

‎“Sengaja tidak menuntut apa-apa. Terpenting bagi saya bebas dari laki-laki dengan NPD (Narcissistic Personality Disorder) dan lingkungan keluarga toxic,” ungkapnya dalam unggahan tersebut.

‎Wanita tersebut menekankan perceraian ini bukanlah kekalahan, melainkan sebuah kemenangan atas kontrol dirinya sendiri.

‎Menurutnya, terjebak dalam hubungan dengan pasangan yang memiliki gangguan kepribadian narsistik serta tekanan dari keluarga pihak lelaki telah membuatnya cukup menderita selama ini.

Ditlantas Polda Sultra Ikut Rakor Anev Ops Ketupat 2026 di Semarang, Siap Tingkatkan Pengamanan Lalu Lintas

Kalimat penutup dalam pernyataannya pun menjadi sorotan tajam warganet karena dinilai sangat berani.

‎“Saya tekankan, saya memilih untuk menjanda, bukan dijandakan,” ungkapnya. (*)

Editor: Redaksi | Laporan: Wan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement