SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra Hukum

Mahasiswa Unsultra Didorong Kritis dan Berperspektif HAM Lewat Penguatan Literasi

Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) terus menunjukkan komitmennya, terkait pemahaman mahasiswa terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) melalui kegiatan bertajuk “Penguatan Literasi HAM bagi Mahasiswa Unsultra”.

FAKTAINDONESIA.NET, KENDARI – Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) terus menunjukkan komitmennya.

Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) terus menunjukkan komitmennya, terkait pemahaman mahasiswa terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) melalui kegiatan bertajuk “Penguatan Literasi HAM bagi Mahasiswa Unsultra”.

Terutama, dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) melalui kegiatan bertajuk “Penguatan Literasi HAM bagi Mahasiswa Unsultra”.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Hukum dan HAM (Kemenham) Sulawesi Selatan Wilayah Kerja Sulawesi Tenggara.

Bersama Program Studi Magister Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), serta Fakultas Hukum Unsultra.

Diduga Pelaku TPKS Oknum Personel Polres Bombana, Korban Minta Penanganan Kasus Ditarik ke Polda Sultra

Acara tersebut dibuka secara resmi Wakil Rektor I Unsultra, Prof. Dr. La Hamimu, S.Si., M.T., Ph.D.

Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya literasi HAM bagi mahasiswa sebagai bekal dalam menghadapi dinamika sosial di tengah masyarakat.

“Mahasiswa tidak hanya dituntut cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman yang kuat terkait nilai-nilai HAM agar mampu menjadi agen perubahan yang berintegritas,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik serta Wakil Dekan Fakultas Hukum Unsultra.

Peserta berasal dari kalangan mahasiswa FISIP dan Fakultas Hukum, yang mengikuti kegiatan dengan antusias.

Siap Bertarung di Wonua Sorume Kolaka Timur, Prima Setya Abdi Negara Fokus Merangkul Para Tokoh Koltim

Ketua panitia kegiatan, Haslidin, S.H., M.H., yang juga merupakan Koordinator Bidang Instrumen dan Penguatan HAM Kemenham Sulsel Wilker Sultra, menyampaikan kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membentuk pola pikir kritis mahasiswa.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan sikap kritis mahasiswa terhadap nilai, norma, dan prinsip HAM, sehingga mereka mampu menerapkannya dalam kehidupan kampus maupun di tengah masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, mahasiswa diharapkan tidak hanya mengetahui konsep HAM secara teoritis, tetapi juga mampu berpikir, bersikap, dan bertindak dengan perspektif HAM dalam setiap aktivitasnya.

Sementara itu, narasumber utama, Dr. Wa Ode Intan Kurniawati, S.H., M.H., selaku Ketua Program Studi Magister Hukum, memaparkan berbagai perspektif terkait implementasi HAM, baik di lingkungan akademik maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, pemahaman HAM harus dibarengi dengan kepekaan sosial agar mahasiswa mampu merespons berbagai persoalan secara bijak dan berkeadilan.

Polres Konawe Selatan Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla, Bhabinkamtibmas Diminta Aktif Deteksi Titik Rawan

“Kami berharap melalui kegiatan ini, mahasiswa semakin sadar akan pentingnya HAM dan mampu mengaplikasikan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi yang dinamis, mencerminkan tingginya minat dan partisipasi mahasiswa dalam memahami isu-isu HAM secara lebih mendalam.(*)

Editor: Redaksi | Laporan: Sul

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement