SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra

Daftar Online Dapat Nomor 8, di Loket Jadi 24: Warga Pertanyakan Sistem Antrean RSUD Kendari

FAKTAINDONESIA.NET, KENDARI – Sistem antrean pasien di RSUD Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dipertanyakan seorang warga setelah mengaku mengalami perbedaan nomor antrean antara pendaftaran secara daring dan nomor yang diterimanya saat berada di loket rumah sakit.

Keluhan tersebut disampaikan warga melalui sebuah video yang beredar di media sosial. Ia mempertanyakan mekanisme antrean setelah nomor yang diperoleh saat mendaftar secara online berbeda dengan nomor yang diterimanya ketika melakukan proses antrean di loket.

Tangkapan layar video keluhan warga mengenai perbedaan nomor antrean pendaftaran daring dan nomor antrean di loket RSUD Kota Kendari.

Warga tersebut mengaku telah beberapa kali datang ke RSUD Kota Kendari untuk menjalani kontrol. Namun, jadwal pelayanan yang hendak diperolehnya disebut mengalami perubahan karena dokter yang dituju sedang cuti.

Ia mengaku pertama kali datang pada 28 September 2026 dan kemudian diarahkan untuk kembali pada 2 Oktober 2026. Saat kembali, ia kembali diminta datang pada 7 Oktober 2026 karena dokter disebut masih cuti.

Ketika melakukan pendaftaran secara daring untuk kunjungan berikutnya, warga tersebut mengaku mendapatkan nomor antrean 8.

Terapkan SOP Ketat Pertamina, Manajemen SPBU Puuwatu Kendari Ancam Pecat Operator Pengisi BBM Tanpa Barcode

Namun, setelah diarahkan ke loket antrean, nomor yang diterimanya justru berbeda.

“Saya daftar online dapat nomor urut 8. Saya diarahkan ke loket pengantrian, malah dapat nomor 24,” ungkapnya.

Selain perbedaan nomor antrean, warga tersebut juga mengaku menemukan adanya nomor antrean yang muncul lebih dari satu kali.

“Nomor urut antrean hampir keseluruhan dobel-dobel nomornya,” tulisnya dalam keluhan yang disampaikan melalui media sosial.

Kondisi tersebut membuat warga mempertanyakan sinkronisasi antara sistem pendaftaran daring dan antrean di loket pelayanan RSUD Kota Kendari.

Identitas Mayat Pria di Laut Bombana Masih Misterius, Pakai Kaos Abu-abu dan Celana Merah

Ia berharap pihak rumah sakit dapat memberikan penjelasan mengenai mekanisme antrean yang diterapkan serta melakukan pembenahan apabila ditemukan kendala pada sistem, sehingga pasien tidak mengalami kebingungan saat mengakses pelayanan.

Keluhan tersebut juga menjadi perhatian terkait pentingnya kejelasan sistem antrean, terutama bagi pasien yang telah melakukan pendaftaran secara daring sebelum datang ke rumah sakit.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak RSUD Kota Kendari belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut.

Editor: Redaksi
Laporan: Wan

Rumah dan Kios di Muna Ludes Dilalap Api, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement