FAKTAINDONESIA.NET – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Sulawesi Tenggara menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sultra, pads Senin (1/9/2025).
Diketahui, Aksi tersebut diikuti oleh perwakilan mahasiswa dari berbagai kampus, di antaranya IAIN Kendari, Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra), Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK), serta Universitas Nahdlatul Ulama Sultra (Unusrah).
Jenderal lapangan Aliansi BEM Se-Sultra, Muh Abdan, mengatakan aksi ini membawa sejumlah tuntutan penting untuk disampaikan kepada DPRD Sultra agar diteruskan ke pemerintah pusat.
“Hari ini ada beberapa tuntutan yang kami mau sampaikan ke DPRD Provinsi Sultra guna ditindaklanjuti,” ujarnya.
Adapun enam tuntutan utama yang disuarakan Aliansi BEM Se-Sultra, yaitu:
1. Menuntut DPRD Sultra untuk membuat pernyataan sikap menolak tunjangan dan kenaikan gaji DPR.
2. Menuntut DPRD Sultra membuat surat rekomendasi kepada presiden dan DPR RI agar segera mengesahkan UU perampasan aset.
3. Menuntut pernyataan sikap DPRD Sultra agar mendesak Kapolda Sultra untuk memberikan
kepastian hukum terhadap pelanggaran HAM (kasus penembak Yusuf), yang sampai hari ini
pelaku belum ditangkap dan diadili.
4. Menuntut DPRD Sultra membuat surat rekomendasi mendukung DPR-RI untuk secepatnya mengesahkan UU Masyarakat Adat.
5. Menuntut DPRD Sultra untuk menyatakan sikap mendukung pencopotan Kapolri yang telah gagal mereformasi Polri namun gagah memelihara impunitas.
6.Mendesak pihak kepolisian agar tidak melakukan tindakan brutalitas serta tidak menghalang-
halangi ruang pendampingan hukum kepada setiap demonstran yang ditangkap dan direpresi.
Menanggapi tuntutan tersebut, Ketua DPRD Sultra, Tariala, menyatakan pihaknya sepakat dan siap menindaklanjutinya.
“Saya sepakat setelah melihat tuntutan ini. Mungkin setelah rekomendasi jadi, kita akan kirimkan hari ini,” kata Tariala.
Ia juga menyarankan agar mahasiswa menunjuk perwakilan untuk duduk bersama membahas langkah konkret agar tuntutan tersebut benar-benar ditindaklanjuti, bukan hanya dibicarakan.
“Kita tindak lanjuti, bukan hanya datang di DPRD. Karena kebijakan ini bukan sepenuhnya kewenangan kami. Nanti kita bersama-sama ke DPR RI, bahkan saya siap membiayai keberangkatan perwakilan mahasiswa,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa DPRD Sultra akan membuat rekomendasi resmi dan mengirimkannya langsung ke Presiden Prabowo Subianto pada hari yang sama.
“Semua tuntutan ini akan kami buatkan rekomendasi, kami tandatangani, dan langsung dikirim ke Presiden,” pungkasnya.(*)


Comment