SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra Inspirasi Pemerintah

Halal Bihalal Kemenag Sultra Rajut Harmoni Lintas Iman, Pesan Kakanwil Usai Lebaran Idul Fitri 2026

Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar Halal Bihalal, pada Senin (6/4/2026).

FAKTAINDONESIA.NET, KENDARI – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar Halal Bihalal usai hari Idul Fitri 2026.

Acara bertema “Merangkai Harmoni, Mempererat Silaturahmi, Meningkatkan Kinerja dan Pelayanan” ini digelar di Aula Kanwil Kemenag Sultra, Senin (6/4/2026).

Acara dipimpin langsung Kakanwil Kemenag Sultra, H. Mansur. Halal bihalal menjadi momentum memperkuat kebersamaan pasca-perayaan keagamaan.

Peserta mencakup Pejabat Administrator, Pejabat Fungsional, Pelaksana, serta Ketua dan Pengurus DWP Kanwil Kemenag Sultra. Kehadiran mereka memperkaya silaturahmi internal.

Turut hadir Ketua MUI Sultra, Rektor IAIN Kendari, dan Kasatgaswil Sultra Densus Anti Teror 88 POLRI. Ini menunjukkan komitmen lintas lembaga untuk harmoni.

Gagal Beraksi, Perempuan Diduga Pencuri Kios di Konawe Diamankan Warga

Ormas, tokoh lintas agama, serta Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-Sultra beserta Ketua DWP juga ikut serta. ASN Kemenag Kota Kendari, Kepala Madrasah, dan Kepala KUA se-Kota Kendari melengkapi kehadiran.

Bank mitra turut mendukung acara. Komposisi peserta ini mencerminkan semangat inklusif dan kolaboratif.

Dalam sambutannya, H. Mansur menekankan Halal Bihalal sebagai momentum memperkuat harmoni antarumat beragama.

Ia menjaga persatuan dan rekonsiliasi hati di tengah keberagaman.

Kebersamaan ini bukan sekadar simbol, melainkan bentuk integritas menjaga persatuan bangsa Indonesia.

UNSULTRA Gandeng Kementerian P2MI, Buka Akses Kerja Luar Negeri bagi Mahasiswa dan Alumni

“Kita patut bersyukur karena dapat berkumpul dalam suasana penuh kebersamaan. Momentum ini juga berdekatan dengan berbagai perayaan keagamaan, seperti Paskah dan Idul Fitri, semakin menegaskan pentingnya menjaga harmoni antarumat beragama,” ujarnya.

Ia menekankan “rekonsiliasi hati” sebagai landasan persaudaraan. Perbedaan pandangan harus dikelola dengan saling menghormati.

“Perlu kita kembangkan adalah rekonsiliasi hati. Kita harus menghindari perasaan-perasaan yang dapat memicu perpecahan karena perbedaan pandangan.”

“Selama tujuannya baik dan membawa kita ke jalan kebaikan, maka perbedaan itu harus kita kelola dengan bijak,” katanya.

Di akhir sambutan, H. Mansur mengingatkan ASN Kemenag Sultra untuk bekerja sungguh-sungguh. Jaga integritas dan semangat kebersamaan untuk pelayanan lebih baik.

Polisi Ringkus Pelaku Penikaman di Buton Selatan Usai Kericuhan Acara Joget Masyarakat

“Marilah kita terus belajar dan bekerja dengan sungguh-sungguh. Dengan kebersamaan dan keikhlasan, semoga setiap langkah pengabdian kita membawa keberkahan bagi kehidupan yang akan datang,” pungkasnya.

Sebelumnya, Hikmah Halal Bihalal disampaikan Ketua MUI Sultra, KH. Muslim. Ia memaknai acara sebagai rekonsiliasi dan penguatan silaturahmi lintas elemen.

“Halal Bihalal bukan sekadar tradisi setelah Idul Fitri, tetapi merupakan sarana rekonsiliasi untuk mempererat persaudaraan dan menjaga persatuan,” ujarnya.

Ramadan membina spiritualitas, mengembalikan fitrah suci seperti bayi baru lahir. Nilai ini harus dijaga melalui silaturahmi, sedekah, dan akhlak mulia.

Umat diajak peduli sosial via infak, ilmu, dan tenaga. Jaga hubungan baik, hindari marah, dan maafkan sesama sebagai ketakwaan sejati.

Halal bihalal diharapkan perkuat persatuan dan kontribusi umat untuk masyarakat harmonis.

“Dengan semangat silaturahmi dan rekonsiliasi, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat terus menjaga persatuan dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan demi kemajuan bangsa,” tandasnya. (*)

Editor: Redaksi | Laporan: Wan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement