FAKTAINDONESIA.NET, KENDARI – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), H Mansur, melaunching Gerakan Kamis Bersepeda (Bike to Work) yang dikemas dalam program “Gerak Emas” (Hemat Sehat Bersepeda).
Kegiatan yang digelar di pelataran Kanwil Kemenag Sultra, pada Kamis (16/4/2026), diikuti jajaran pejabat administrator, kepala kantor Kemenag kabupaten kota se-Sultra, ASN Kemenag Kota Kendari, kepala madrasah, hingga kepala KUA.
Peluncuran program ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Nomor SE.12 Tahun 2025.
Terkait efisiensi anggaran serta implementasi transformasi budaya kerja dan kebijakan energi nasional yang mulai berlaku sejak 1 April 2026.
Dalam sambutannya, Mansur menegaskan program ini tidak sekadar mendorong gaya hidup sehat.
Tetapi juga menjadi bagian dari upaya penghematan serta pembentukan budaya kerja yang lebih produktif.
”Program ini tidak hanya bertujuan menjaga kesehatan, tetapi juga sebagai bentuk penghematan serta membangun budaya kerja yang lebih baik di lingkungan Kemenag Sultra,” ujarnya.
Ia menjelaskan, seluruh ASN Kemenag diimbau untuk menggunakan sepeda setiap hari Kamis saat berangkat ke kantor. Namun, pelaksanaannya tetap disesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing.
Bagi daerah yang belum memungkinkan, ASN dapat memulai dari jarak tertentu atau mengombinasikan dengan kendaraan lain.
Sementara itu, bagi ASN yang belum memiliki sepeda, disarankan tetap berpartisipasi melalui berbagi kendaraan atau menggunakan transportasi bersama.
“Kalau kita berkeringat, itu yang kita cari. Artinya kita sehat. Program ini adalah bagian dari upaya menjaga kebugaran jasmani ASN,” tambahnya.
Dengan diluncurkannya “Gerak Emas”, diharapkan tercipta ASN Kemenag Sultra yang lebih sehat, hemat, dan semakin optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Usai launching, kegiatan dilanjutkan dengan roadshow sepeda keliling yang mengambil titik start dan finish di pelataran Kanwil Kemenag Sultra.
Seluruh peserta diingatkan untuk tetap mengutamakan keselamatan, tertib berlalu lintas, serta tidak mengganggu pengguna jalan lainnya selama kegiatan berlangsung. (*)
Editor: Redaksi | Laporan: Wan



Comment