FAKTAINDONESIA.NET, KENDARI – Menjelang forum internasional United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) 2026, digelar 7–9 Mei 2026, dukungan dari berbagai elemen masyarakat terus mengalir.
Ketua KNPI Sulawesi Tenggara, Muh. Arlin Syaputra, mengajak seluruh pemuda dan mahasiswa di Sultra berperan aktif menyukseskan agenda internasional tersebut.
Arlin menegaskan terpilihnya Kota Kendari sebagai tuan rumah tidak terlepas dari peran dan upaya serius Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran.
Terutama dalam membangun komunikasi serta kepercayaan di tingkat nasional hingga internasional.
Ia menilai kepemimpinan tersebut menjadi faktor penting, dalam menghadirkan event bergengsi ini ke Sulawesi Tenggara.
“Kepercayaan ini tentu bukan datang begitu saja. Ada kerja keras dan komitmen dari Ibu Wali Kota Kendari dalam mendorong Kota Kendari tampil di panggung internasional,” ujarnya.
Menurutnya, momentum ini harus dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda.
Ia menyebut, pelaksanaan forum dengan tema penguatan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi inklusif akan berdampak langsung pada peningkatan perputaran ekonomi daerah.
Kehadiran delegasi dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik diyakini akan menggerakkan sektor perhotelan, UMKM, transportasi.
Hingga ekonomi kreatif lokal. Selain itu, forum ini juga membuka peluang kerja sama antar daerah, tidak hanya dalam skala nasional, tetapi juga internasional.
“Ini adalah peluang besar. Pemuda dan mahasiswa harus ambil bagian, baik sebagai penggerak, relawan, maupun duta daerah yang memperkenalkan potensi Sulawesi Tenggara ke dunia luar,” tambahnya.
Arlin juga mengajak seluruh pemuda untuk menjaga kondusivitas daerah serta mendukung penuh setiap tahapan persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.
Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Wali Kota Kendari Siska Karina Imran, serta dukungan aktif pemuda dan masyarakat.
Diharapkan pelaksanaan UCLG ASPAC 2026 di Kota Kendari dapat berjalan sukses dan membawa dampak nyata bagi kemajuan Sulawesi Tenggara di kancah internasional. (*)
Editor: Redaksi | Laporan: Sul



Comment