FAKTAINDONESIA.NET, KENDARI – Kasatpol PP Sulawesi Tenggara (Sultra), Hamim Imbu, akhirnya buka suara memberikan klarifikasi terkait rekaman video keributan dengan salah seorang anggotanya, Akbar, yang viral di media sosial.
Keributan tersebut terjadi di lingkungan Kantor Satpol PP Sultra pada Kamis (13/8/2026), tak lama setelah pelaksanaan turnamen bulu tangkis antar-OPD.
Hamim menjelaskan, perselisihan bermula ketika Akbar tetap memaksakan diri mengikuti pertandingan meski tidak mengantongi rekomendasi resmi dari pimpinan. Usai pertandingan, Akbar disebut mendatangi kantor dalam kondisi emosi hingga terjadi tindakan fisik.
“Dia melempar pakai batu, kemudian memukul dan mendorong saya,” ungkap Hamim pada Sabtu (15/8/2026). Ia mengakui sempat melontarkan nada tinggi dan ancaman karena terprovokasi aksi serang dari anggotanya tersebut.
Selain masalah turnamen, Hamim menyebut perselisihan juga dipicu penegakan disiplin. Akbar pernah dijatuhi sanksi penundaan Kenaikan Gaji Berkala (KGB) akibat beberapa kali melakukan demonstrasi dan menghalangi tugas penertiban.
Saat ini, insiden keributan tersebut telah ditangani dan diproses melalui mekanisme pemeriksaan kode etik internal di lingkungan Satpol PP Sultra.
Editor: Redaksi | Laporan : Wan


Comment