FAKTAINDONESIA.NET, MUNA – Pelaksanaan Program Makanan Bergizi (MBG) di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, tengah menuai sorotan tajam dari masyarakat.
Bukan karena capaian pemenuhan gizinya, melainkan akibat mencuatnya dugaan pencemaran lingkungan berupa pembuangan sampah operasional dapur secara sembarangan di dalam kawasan hutan.
Dugaan ini mencuat setelah sebuah video berdurasi 14 detik viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan tumpukan kantong plastik hitam besar berisi limbah domestik yang berserakan di area terbuka hijau.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, limbah tersebut berasal dari operasional dapur MBG yang berlokasi di Desa Wakobalu Agung, namun sengaja dibuang ke kawasan hutan di wilayah Desa Wansugi, Kecamatan Kabangka.
Kondisi tersebut langsung memicu keresahan warga setempat karena material sampah organik yang menumpuk mulai membusuk dan mengeluarkan bau menyengat. “Limbah MBG yang berlokasi di Desa Wakobalu Agung membuang sampahnya yang sangat bau ke Desa Wansugi,” tulis seorang warga, TrivYuli Ani, dalam unggahan media sosialnya yang terpantau pada Minggu (17/5/2026).
Hingga saat ini, pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selaku penanggung jawab program belum memberikan keterangan resmi terkait tata kelola pembuangan limbah tersebut.
Warga mendesak pihak pengelola segera turun ke lapangan untuk membersihkan lokasi dan menerapkan standarisasi pengelolaan sampah agar program nasional ini tidak mengorbankan aspek kelestarian lingkungan serta kesehatan warga sekitar.
Editor: Redaksi | Laporan: Wan



Comment