FAKTAINDONESIA.NET – Kebakaran musibah menghanguskan satu unit rumah milik La Lisa (55), seorang petani di Dusun Wasangguluma, Desa Polindu, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sabtu pagi (21/02/2026).
Saat peristiwa itu terjadi kira-kira pukul 09.00 WITA, rumah dalam kondisi kosong karena seluruh penghuni berada di kebun untuk beraktivitas. Akibat kejadian ini, bangunan beserta isinya rata dengan tanah, menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban.
Amukan si jago merah pertama kali disadari oleh tetangga korban, Nurfia, yang mendengar suara letupan kecil disertai gemuruh api dari luar rumahnya. Saat menoleh, api terpantau sudah membumbung tinggi dari atap rumah La Lisa. Spontan, Saksi berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
Masyarakat setempat sempat menggarap api dengan peralatan seadanya, namun material bangunan yang mudah terbakar membuat api dengan cepat melalap seluruh struktur bangunan sebelum berhasil dikendalikan.
Kapolsek Mawasangka, Iptu Kamaluddin, memastikan tidak ada jiwa korban dalam kejadian ini. Ketidakhadiran pemilik rumah di lokasi menjadi faktor tidak adanya korban luka maupun jiwa, meski seluruh harta benda tidak sempat diselamatkan. “Akibat kejadian tersebut, rumah korban hangus terbakar dan mengalami kerusakan berat.
Kerugian material diperkirakan mencapai kurang lebih Rp100 juta,” ungkap Iptu Kamaluddin, Minggu (22/2/2026).
Hingga saat ini, aparat Kepolisian Sektor Mawasangka telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memasang garis polisi untuk menyelidiki kepentingan. Polisi masih mendalami penyebab pasti munculnya titik api, apakah bersumber dari korsleting listrik atau faktor lain.
Musik ini memastikan menjadi peringatan bagi masyarakat untuk selalu kondisi kompor dan instalasi listrik dalam keadaan aman sebelum meninggalkan rumah dalam waktu lama.
Redaksi : Redaksi | Laporan : Wan


Comment