SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra

Siagakan 24 Kapal Jelang Nataru, KSOP Kendari Perketat Izin Berlayar

FAKTAINDONESIA.NET– Suasana di Pelabuhan Nusantara Kendari mulai terasa berbeda jelang akhir tahun. Kamis (18/12/2025), Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari menggelar Apel Kesiapsiagaan Posko Angkutan Laut. Misinya satu memastikan ribuan warga yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru (Nataru) bisa pulang dengan selamat.

‎Kepala KSOP Kelas II Kendari, Capt. Raman, saat memimpin apel menekankan delapan fokus utama pelayanan, di mana keselamatan pelayaran menjadi harga mati.

‎24 Kapal Siap Membelah Lautan Guna mengantisipasi lonjakan penumpang, Capt. Raman merinci kekuatan armada yang dikerahkan.

‎”Kami menyiapkan 23 kapal reguler ditambah satu armada pendukung, Kapal Indomas. Jadi total 24 kapal,” ujarnya. Kapal Indomas sendiri akan menjadi “kuda hitam” untuk rute Raha, Maligano, dan Kendari dengan kapasitas 156 penumpang.

‎KSOP menginstruksikan penundaan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) jika kondisi laut tidak bersahabat. Sinergi dengan BMKG dan Tim SAR diperkuat demi respons cepat.

‎Namun, tantangan bukan hanya dari alam. Capt. Raman juga mewanti-wanti operator kapal agar disiplin dalam penjualan tiket. Praktik menaikkan penumpang melebihi kapasitas (overcapacity) akan ditindak tegas.

‎”Jika kedapatan melanggar, sanksinya mulai dari teguran keras hingga penundaan keberangkatan. Kami minta Pelindo juga menyiagakan keamanan tambahan,” pungkasnya.

‎Puncak arus mudik di Pelabuhan Nusantara diperkirakan terjadi pada H-1 Natal atau 24 Desember 2025, dengan arus balik pada awal tahun, 2 Januari 2026.

Editor : Redaksi | Laporan : Wan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement