FAKTAINDONESIA.NET, KENDARI – Rasa cemas menghantui dua pekerja wanita di Kota Kendari usai menyelesaikan kerja lembur hingga larut malam. Khawatir menjadi sasaran kejahatan di jalan yang sepi, keduanya tidak ragu menghubungi Tim Perintis Ditsamapta Polda Sulawesi Tenggara untuk meminta perlindungan dan pengawalan pulang ke rumah.
Permintaan itu datang di tengah aktifnya patroli rutin yang digelar Ditsamapta Polda Sultra demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah agar tetap kondusif dari gangguan kejahatan.
Dantim Perintis Ditsamapta Polda Sultra, Bripka Boy Sagita, menjelaskan bahwa telepon permintaan bantuan masuk sekitar pukul 01.00 WITA, saat dini hari ketika suasana jalan sudah sepi dan gelap.
“Pukul satu dini hari kami dihubungi. Mereka baru selesai lembur, takut pulang sendirian di jalan sepi, dan meminta dikawal sampai tiba di rumah dengan aman,” ungkap Bripka Boy.
Personel langsung bergerak cepat dan membagi tim menjadi dua kelompok terpisah karena tujuan rumah kedua wanita itu berbeda: satu di kawasan Kendari Caddi, satu lagi di Lorong Jambu. Langkah itu diambil agar pengawalan bisa berjalan efektif dan keduanya tiba bersamaan dengan selamat di depan kediaman masing-masing.
“Kami segera bagi tim dua kelompok, antar masing-masing sampai depan rumah tanpa gangguan,” tambahnya.
Melalui kejadian ini, Bripka Boy mengajak seluruh masyarakat tidak perlu sungkan atau ragu menghubungi polisi saat merasa terancam, takut, atau dalam keadaan darurat yang membahayakan keselamatan diri di jalanan malam maupun dini hari.
“Polisi hadir untuk melayani dan melindungi. Jangan ragu meminta bantuan jika merasa tidak aman saat melintas di jalan pada waktu larut malam,” tegasnya sebagai pesan untuk warga.
Editor: Redaksi | Laporan : Wan


Comment