FAKTAINDONESIA.NET — Tim SAR gabungan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang diduga terjatuh dari bagang di perairan sekitar Wanci, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara.
Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S, menjelaskan bahwa operasi pencarian pada hari ketujuh (H7). Tim SAR membagi pencarian menjadi dua kelompok.
Tim pertama menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) menyisir area laut seluas 45 nautical mile persegi (NM²), sedangkan tim kedua dengan dua longboat melakukan penyisiran di area seluas 16 NM².
Korban diketahui bernama Mujakir (24 tahun), warga Desa Longa, Kabupaten Wakatobi.
Menurut laporan keluarga, pada 14 Oktober 2025 sekitar pukul 21.00 WITA, orang tua korban datang ke bagang untuk mengantarkan bekal. Namun, saat tiba di lokasi, mereka tidak menemukan korban, dan kondisi bagang terlihat rusak.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, diduga bagang tersebut tertabrak kapal yang melintasdi sekitar perairan Wanci.
Upaya pencarian sempat dilakukan secara mandiri oleh pihak keluarga, namun belum membuahkan hasil hingga akhirnya dilaporkan ke Basarnas Kendari.
Dalam operasi pencarian ini, berbagai unsur turut dilibatkan, antara lain Staf Operasi KPP Kendari, Pos SAR Wakatobi, Polair Wakatobi, Pos AL Wakatobi, serta masyarakat dan keluarga korban.
Adapun peralatan yang digunakan mencakup rescue truck, RIB, longboat, Palsar medis, Palsar evakuasi, peralatan komunikasi, serta perlengkapan keselamatan lainnya.
“Dugaan sementara bagang korban tertabrak kapal yang melintas. Pencarian oleh keluarga sudah dilakukan sebelumnya, namun hasilnya nihil hingga laporan kami terima,” ujar Amiruddin A.S, Kepala KPP Kendari.
Tim SAR gabungan akan terus melanjutkan pencarian hingga korban ditemukan.
“Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan setelah operasi berikutnya,” tambahnya.(*)
Editor : Samsul | Laporan : Wan





Comment