FAKTAINDONESIA.NET – Bencana abrasi pantai pesisir Desa Laimeo, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Senin (15/9/2025).
Video amatir yang diterima Faktaindonesia.net, tepi pantai terus terkikis akibat hantaman ombak.
Warga sekitar Andi (35) menyebut jarak antara bibir pantai yang terkikis dengan tanggul penahan ombak yang sebelumnya sekitar 15 meter kini tinggal tersisa hanya 2 meter. Kedalaman tebing pasir yang longsor bahkan telah mencapai 20 depa atau sekitar 30 meter.
“Situasinya sangat parah. Jarak antara talud penahan ombak sudah sangat dekat dengan longsoran. Ini masih terus terjadi longsor,” ujar salah satu warga dalam laporannya.
Kondisi ini semakin memicu kecemasan warga karena rumah-rumah penduduk berada sangat dekat dengan area abrasi. Mereka khawatir kehilangan tempat tinggal jika abrasi terus meluas.
Warga berharap adanya langkah cepat dari pemerintah daerah, baik melalui pembangunan tanggul permanen maupun upaya mitigasi lainnya, untuk menghentikan laju abrasi sebelum menimbulkan kerugian lebih besar, baik materi maupun keselamatan jiwa.(*)





Comment