SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra

Jembatan Penghubung Konawe-Kolaka Timur Amblas Total: Akses Terputus, Ekonomi Warga Terancam Berhenti

Jembatan Amblas, Konawe Kolaka Timur, Kecamatan Asinua, Akses Putus Total, Bencana Longsor Sultra, Infrastruktur Rusak, Konawe, Sultra

FAKTAINDONESIA.NET | KONAWE – Jalur transportasi vital yang menghubungkan Kabupaten Konawe dan Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, lumpuh total. Jembatan utama di wilayah Asinua Tua, Kecamatan Asinua, dilaporkan amblas dan rusak parah sejak Senin (15/6/2026) malam akibat tergerus longsor.

‎Jembatan ini selama ini menjadi urat nadi mobilitas warga, terutama yang menuju Kecamatan Uluiwoi dan sekitarnya. Kini, struktur jembatan terlihat terputus sepenuhnya baik kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas sedikit pun.

‎Antrean kendaraan pun terbentuk panjang, dan warga terpaksa mengurungkan niat perjalanan karena kondisi yang dinilai sangat membahayakan keselamatan.

‎Berdasarkan rekaman video yang diterima, kerusakan tampak sangat parah. Seorang warga setempat menyampaikan kekhawatirannya langsung kepada pemerintah daerah.

‎“Pagi ini saya cek langsung ke lokasi. Jembatan penghubung Konawe dan Kolaka Timur sudah terputus total, masyarakat tidak bisa lewat sama sekali. Saya sampaikan ini kepada Gubernur Sultra, Bupati Konawe, dan Bupati Kolaka Timur agar segera diperhatikan,” ujarnya.

‎Kerusakan ini tidak hanya memutus akses harian, tetapi juga langsung mengguncang perekonomian kedua wilayah. Distribusi hasil bumi, kebutuhan pokok, dan barang dagangan kini tersendat total. Warga khawatir jika dibiarkan, roda perekonomian akan terhenti sepenuhnya.

‎Mereka meminta langkah darurat segera diambil. “Mohon Pak Gubernur segera menindaklanjuti, agar aktivitas warga bisa kembali berjalan seperti biasa,” tegas warga tersebut.

‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada langkah penanganan darurat maupun pembukaan jalur alternatif yang diumumkan. Warga masih menunggu tanggapan cepat dari pihak berwenang agar isolasi kedua wilayah ini segera teratasi.


Editor: Redaksi | Laporan: Wan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement