FAKTAINDONESIA.NET — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dukungan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sultra terhadap keikutsertaan kontingen daerah dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri II yang digelar di Kudus, Jawa Tengah, pada 12–26 Oktober 2025.
Ketua Umum KONI Sultra, Andi Ady Aksar, mengatakan bahwa dukungan dari Kapolda Sultra menjadi bukti nyata sinergi antara dunia olahraga dan kepolisian dalam membangun prestasi di Bumi Anoa.
“Tidak mungkin anggota Polda Sultra terlibat aktif, baik sebagai atlet, pelatih maupun ofisial pada PON Bela Diri 2025 tanpa izin dan dukungan dari Bapak Kapolda Sultra. Karena itu, KONI sangat mengapresiasi perhatian dan dukungan beliau,” katanya, Senin (3/11/2025).
Kontingen Sultra pada ajang PON Bela Diri II diperkuat oleh tiga atlet anggota Polri, yakni, Aiptu Haryanto (Cabang Olahraga Sambo), Briptu Alham (Pencak Silat), dan Bripda Harya Alimin(Pencak Silat), yang berhasil mempersembahkan medali perunggu untuk Sulawesi Tenggara.
Selain itu, AKP Dr. Richard Richardo Nimbo, yang juga menjabat sebagai Kaur Yankes Biddokkes Polda Sultra, turut memperkuat tim sebagai Koordinator Official Monitoring dan Evaluasi kontingen Sultra.
Richard yang juga Ketua Pengprov Binaraga Sultra, menyebut bahwa potensi atlet dari kalangan personel Polri sangat besar, terutama di cabang olahraga bela diri dan permainan seperti bola voli.
“Komite Olahraga Polri (KOP) hadir untuk mewadahi potensi personel Polri yang memiliki bakat di dunia olahraga. Kolaborasi KOP dan KONI sangat diharapkan untuk bersama-sama mengorbitkan atlet berprestasi,” ujar Richard.(*)
Editor : Redaksi | Laporan : Samsul





Comment