SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra

Kisah Pilu Remaja di Konawe, Setia Dampingi Ayah Meninggal Tertindih Pohon dalam Gelap Hutan

Tangkapan layar video Warga Desa Panggulawu saat melakukan proses evakuasi terhadap seorang pria yang meninggal dunia usai tertindih pohon jati besar di tengah hutan Kecamatan Uepai, Konawe, Jumat (7/8/2026).

‎‎
FAKTAINDOESIA, KONAWE – Tangisan seorang anak menjadi petunjuk bagi warga untuk menemukan sebuah tragedi di tengah hutan jati Desa Panggulawu, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (7/8/2026) malam.

‎Sekitar pukul 19.00 WITA, warga yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi mendengar suara tangisan dari arah hutan.

‎Awalnya, warga mengira suara tersebut berasal dari seseorang yang sedang mengalami masalah. Namun, rasa penasaran dan kekhawatiran membuat F (29) bersama dua rekannya masuk ke dalam hutan.

‎Di tengah minimnya penerangan, mereka akhirnya menemukan seorang remaja laki-laki dalam kondisi panik.

‎Remaja tersebut ternyata sedang menemani ayahnya yang tertindih pohon jati berukuran besar.

‎Warga pun berusaha memberikan pertolongan. Karena tidak mampu mengangkat batang pohon dengan tenaga manusia, mereka menggunakan potongan kayu untuk mencongkel pohon tersebut.

‎Setelah batang pohon sedikit terangkat, tubuh korban berhasil ditarik keluar.

‎Namun, harapan untuk menyelamatkan nyawanya telah pupus. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi.

‎Jasad korban kemudian dibawa menuju masjid terdekat sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.

‎Tragedi tersebut menyisakan duka mendalam, terutama bagi sang anak yang harus menyaksikan ayahnya meninggal dalam kondisi tragis di tengah gelapnya hutan.

‎KONAWE – Tangisan seorang anak menjadi petunjuk bagi warga untuk menemukan sebuah tragedi di tengah hutan jati Desa Panggulawu, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (7/8/2026) malam.

‎Sekitar pukul 19.00 WITA, warga yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi mendengar suara tangisan dari arah hutan.

‎Awalnya, warga mengira suara tersebut berasal dari seseorang yang sedang mengalami masalah. Namun, rasa penasaran dan kekhawatiran membuat F (29) bersama dua rekannya masuk ke dalam hutan.

‎Di tengah minimnya penerangan, mereka akhirnya menemukan seorang remaja laki-laki dalam kondisi panik.

‎Remaja tersebut ternyata sedang menemani ayahnya yang tertindih pohon jati berukuran besar.

‎Warga pun berusaha memberikan pertolongan. Karena tidak mampu mengangkat batang pohon dengan tenaga manusia, mereka menggunakan potongan kayu untuk mencongkel pohon tersebut.

‎Setelah batang pohon sedikit terangkat, tubuh korban berhasil ditarik keluar.

‎Namun, harapan untuk menyelamatkan nyawanya telah pupus. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi.

‎Jasad korban kemudian dibawa menuju masjid terdekat sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.

‎Tragedi tersebut menyisakan duka mendalam, terutama bagi sang anak yang harus menyaksikan ayahnya meninggal dalam kondisi tragis di tengah gelapnya hutan.

 

Editor : Redaksi  | Laporan : Wan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement