SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra

Pemancing Dihantam Ombak, Satu Meninggal, Satu Orang Masih Hilang di Perairan Kolaka

Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel KPP Kendari, Pos SAR Kolaka, Polair, KUPP Pomalaa, TNI/Polri setempat, PMI, ERG Antam, serta masyarakat setempat saat mengevakuasi korban, Senin (10/11/2025). Foto : Ist
FAKTAINDONESIA.NET – Enam warga dihantam ombak besar di perairan Desa Totobo, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Perahu yang mereka tumpangi terbalik setelah diterjang ombak besar atau gelombang tinggi pada Minggu (9/11/2025).
Dari enam orang di atas perahu, satu ditemukan meninggal dunia, satu lainnya masih hilang terseret arus, sementara empat berhasil menyelamatkan diri.
Kepala Basarnas Kendari, Amiruddin, mengatakan korban meninggal dunia bernama Andika, ditemukan pada Senin (10/11/2025) sekitar pukul 16.20 WITA, sejauh 2,5 mil laut dari lokasi kejadian.
“Jenazah langsung dievakuasi ke RS Antam Pomalaa setelah ditemukan oleh tim SAR gabungan,” katanya, pada keterangannya, Senin (10/11/2025).
Sementara itu, korban bernama Alfito masih dalam pencarian intensif.
Tim SAR gabungan yang melibatkan KPP Kendari, Pos SAR Kolaka, Polair, KUPP Pomalaa, TNI/Polri, PMI, ERG Antam, serta masyarakat setempat terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
Untuk diketahui, Identitas para korban:
1.Andika – Meninggal dunia (ditemukan Senin, 10/11/2025)
2.Alfito – Hilang (masih dalam pencarian)
3.M. Surahman Musrin (23) – Selamat
4.M. Sabrianto (22) – Selamat
5.Aswar (22) – Selamat
6.Pian – Selamat
Hingga saat ini, operasi pencarian masih terus dilakukan.
Keluarga korban dan warga setempat berharap korban hilang segera ditemukan agar tragedi ini dapat segera berakhir.(*)
Editor : Samsul | Laporan : Wan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement