SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra Hukum

Tak Mau Antre BBM, Pria Bersajam Ngamuk dan Tantang Duel Warga di SPBU Bonggoeya Kendari

Kondisi terkini area jalur pengisian kendaraan di SPBU Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua, Kendari, pasca-insiden mencekam seorang pria berbaju hitam yang mengamuk menggunakan senjata tajam akibat menolak mengantre BBM pada Minggu siang (28/06/2026).

FAKTAINDONESIA.NET, KENDARI –Suasana di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), mendadak mencekam pada Minggu (28/06/2026). Seorang pria berbaju hitam mengamuk sambil membawa senjata tajam (sajam) di tengah antrean pengisian bahan bakar.

‎Aksi pria tersebut terekam dalam video yang beredar luas di media sosial dan diterima Redaksi. Dalam rekaman itu, pelaku terlihat terlibat adu mulut dengan seorang pria paruh baya.

‎Dengan emosi yang memuncak, ia tampak mondar-mandir di area SPBU sambil menggenggam sajam, membuat warga dan pengendara yang sedang mengantre BBM ketakutan.

‎”Apa mau duel?!” teriak pelaku dengan nada menantang.

‎Sejumlah warga yang berada di lokasi sempat berupaya meredam ketegangan dan menenangkan pelaku. Namun, pria tersebut justru semakin agresif. Ia bahkan diduga sempat mengayunkan sajam ke arah warga yang mencoba mendekatinya.

‎Beruntung, warga yang menjadi sasaran berhasil menghindar sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut.

‎Aksi nekat pelaku sontak memicu kemarahan warga dan para pengendara yang sedang mengantre BBM. Merasa keselamatan mereka terancam, massa kemudian bergerak mengejar pria bersajam itu hingga keluar dari area SPBU.

‎Informasi mengenai peristiwa tersebut pertama kali mencuat setelah diunggah oleh seorang pengguna media sosial bernama Irwan. Dalam keterangannya, ia menyebut amukan pelaku dipicu karena tidak ingin mengikuti antrean pengisian BBM.

‎”Datang mengamuk bawa badik di SPBU Kendari, tidak mau mengantri,” tulis Irwan dalam keterangan video yang diunggahnya.

‎Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas pelaku maupun langkah hukum yang akan diambil pasca-insiden tersebut.

Editor: Redaksi | Laporan: Wan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement