SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra Hukum

Tragis! Hendak Berangkat Kerja, Karyawan Perusahaan Pertambangan di Kolaka Terkapar Akibat Kecelakaan

Naas kecelakaan menimpa pekerja tambang saat melintas di ruas Jalan Bypass Pomalaa-Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Kamis  (16/4/2026).

‎FAKTAINDONESIA.NET, KOLAKA – Niat hati mencari nafkah, seorang pengendara sepeda motor justru mengalami nasib nahas di ruas Jalan Bypass Pomalaa-Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Kamis  (16/4/2026) pagi kemarin.

Insiden memilukan ini, sempat terekam kamera warga dan viral di jagat maya.

‎Dalam potongan video diterima redaksi Fakta Indonesia, pemandangan memilukan terlihat di bahu jalan.

Seorang pria yang mengenakan Pakaian Dinas Harian (PDH), salah satu perusahaan besar di Kolaka tampak tergeletak tak berdaya.

‎Kondisi korban cukup memprihatinkan dengan luka terbuka di bagian wajah.

Tak jauh dari posisi korban, sepeda motor miliknya tampak ringsek berat, mengindikasikan benturan sangat keras saat kejadian berlangsung.

‎Berdasarkan informasi yang dihimpun dari media sosial, korban diduga kuat sedang dalam perjalanan menuju lokasi kerja.

Namun, hingga saat ini, belum diketahui secara pasti apakah kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan lain atau merupakan kecelakaan tunggal.

‎”Korban terlihat tergeletak di badan jalan dengan luka di bagian wajah, sementara motornya rusak parah,” tulis salah satu saksi mata dalam unggahan yang pertama kali membagikan kejadian tersebut.

‎Warga dan pengendara melintas segera memberikan pertolongan pertama guna menyelamatkan nyawa korban.

Asyik Kocok Kartu Saat Musim Ujian, 6 Remaja di Kota Kendari Tak Berkutik saat Digerebek Polisi

Akibat insiden ini, arus lalu lintas di jalur sibuk Bypass Pomalaa–Kolaka sempat mengalami kemacetan panjang.

‎Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan.

Kasi Humas Polres Kolaka, IPTU Yunus, saat dikonfirmasi belum memberikan pernyataan resmi mengenai identitas lengkap korban maupun kronologi kejadian. (*)

Editor: Redaksi | Laporan: Wan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement