SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra

Mengeluh Gatal Hingga Muntah Usai Makan MBG, Puluhan Pelajar SMAN 20 Konawe Dilarikan ke Rumah Sakit

Suasana petugas medis saat memberikan perawatan darurat kepada siswa SMAN 20 Konawe di ruang Triase Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Konawe akibat dugaan keracunan makanan program MBG

FAKTAINDONESIA.NET, KONAWE – Sebanyak 27 siswa SMAN 20 Konawe, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Konawe, Kamis (24/9/2026).

Para siswa mengalami sejumlah keluhan kesehatan setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di lingkungan sekolah.

Kepanikan terjadi setelah sejumlah siswa mengeluhkan kondisi tubuh yang tidak seperti biasanya. Keluhan yang muncul di antaranya gatal-gatal, pusing hingga muntah-muntah.

Peristiwa tersebut juga terekam dalam video amatir yang kemudian beredar di media sosial. Dalam video itu, sejumlah guru terlihat membantu membawa siswa yang mengalami kondisi lemas untuk mendapatkan penanganan medis.

Salah seorang siswa, Asfikal, mengaku mulai merasakan gatal-gatal setelah menyantap makanan MBG.

Aksi Nekat Curi Kotak Infak di Apotek Raha Terekam CCTV, Viral di Medsos

“Setelah makan, saya merasa gatal-gatal lalu mengadu ke guru. Kami sempat diberi obat oleh pihak sekolah, lalu diminumkan air kelapa. Tapi kondisi saya justru semakin memburuk hingga pusing dan muntah-muntah,” kata Asfikal saat menjalani perawatan di RS Konawe.

Adapun menu MBG yang disantap para siswa terdiri dari nasi, bakso, tahu, pisang, kuah bakso, serta sayur wortel dan buncis.

Kapolres Konawe AKBP Edi Raharjono melalui Kasat Reskrim AKP Laode Muh Jefri Hamzah membenarkan adanya kejadian tersebut.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 27 siswa telah mendapatkan penanganan medis di RS Konawe.

Polisi juga telah mendatangi SMAN 20 Konawe untuk melakukan penyelidikan. Petugas mengambil sampel makanan yang dikonsumsi para siswa untuk selanjutnya diperiksa di laboratorium.

Tepergok Menggergaji Pagar Kantor KONI Sultra, Tiga Pencuri Besi Kabur Tinggalkan Mobil Pikap

“Anggota kami saat ini masih berada di sekolah untuk mengambil sampel makanan dan mendata secara rinci jumlah korban, baik siswa laki-laki maupun perempuan,” ujar AKP Laode Muh Jefri Hamzah.

Hingga berita ini diterbitkan, para siswa masih menjalani pemeriksaan dan pemantauan medis di RS Konawe.

Polisi masih mendalami penyebab pasti munculnya keluhan kesehatan tersebut, termasuk memastikan apakah kondisi yang dialami para siswa berkaitan dengan makanan program MBG yang mereka konsumsi.

Editor: Redaksi | Laporan: Wan

Gara-gara Teriakan Provokatif di Jalan Malik Raya Kota Kendari, Pengendara Motor dan Warga Berujung Saling Lapor Polisi

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement