FAKTAINDONESIA.NET, KENDARI — Media sosial kembali menjadi bumerang bagi pelakunya. Alih-alih mendapatkan ketenaran, seorang remaja berinisial RA (19) yang mendeklarasikan dirinya sebagai Ketua Geng Motor Lorjam justru diciduk polisi setelah dengan percaya diri mengunggah video penyerangan brutal ke akun TikTok miliknya.
Kasus ini mencuat setelah kelompok RA melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam jenis busur terhadap seorang warga bernama MU di sebuah warung kopi di Jalan Sao-sao, Kota Kendari. Alih-alih melarikan diri dari jejak digital, RA justru mengunggah rekaman aksi tersebut melalui akun @akunprivasii27.

Seorang remaja berinisial RA yang disebut sebagai Ketua Geng Motor Lorjam di Kendari.
Unggahan inilah yang menjadi petunjuk kunci bagi Tim Buser77 Polresta Kendari untuk melacak keberadaan sang ketua geng. RA akhirnya dibekuk di kawasan Poasia, Kendari, beserta barang bukti senjata tajam yang digunakan saat beraksi.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi para remaja agar tidak menjadikan kekerasan sebagai konten media sosial demi eksistensi semu.
Saat ini, RA beserta jaringannya yang berkolaborasi dengan kelompok Silent Team 01 tengah didalami lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Editor: Redaksi | Laporan: Wan


Comment