SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra

Mencekam! Video Warga Muna Berjibaku Lepaskan Lilitan Piton Raksasa dari Leher Rekannya

Detik-detik seorang warga Desa Labunti, Kabupaten Muna, dililit ular piton sepanjang 6 meter saat mencoba melakukan penangkapan, Rabu (15/4/2026).

FAKTAINDONESIA.NET, MUNA – Suasana tenang di Desa Labunti, Kecamatan Lasalepa, Kabupaten Muna, mendadak berubah menjadi mencekam pada Rabu (15/4/2026).

Seekor ular piton raksasa dengan panjang mencapai 6 meter ditemukan bersembunyi di semak-semak dekat pemukiman, memicu kepanikan luar biasa di kalangan warga setempat.

Penemuan predator besar ini memaksa warga untuk segera bertindak demi menghindari ancaman terhadap ternak maupun keselamatan anak-anak di area pemukiman tersebut.

Berdasarkan rekaman video yang diterima redaksi, proses evakuasi reptil raksasa ini berlangsung sangat dramatis dan penuh risiko. Dengan peralatan seadanya, sejumlah warga nekat mengepung ular tersebut meski predator itu terus menunjukkan perilaku agresif.

Ketegangan memuncak ketika salah seorang pria berkaos hitam mencoba mengamankan bagian kepala ular. Tanpa diduga, piton tersebut bereaksi sangat cepat dan langsung membalas dengan melilitkan tubuh kuatnya ke leher pria tersebut.

TPID Kendari dan Bank Indonesia Sultra Luncurkan Sinergi Baru Kendalikan Inflasi 2026

Insiden mengerikan itu sontak membuat warga yang berada di lokasi berteriak histeris. Beruntung, warga lainnya bersikap sigap dan langsung memberikan pertolongan darurat untuk melepaskan lilitan mematikan tersebut. Berkat aksi cepat kolektif tersebut, nyawa pria itu berhasil diselamatkan sebelum lilitan otot sang piton berakibat fatal. Setelah berjibaku cukup lama melawan kekuatan otot sang reptil, warga akhirnya berhasil menaklukkan ular sepanjang 6 meter itu dan mengikatnya menggunakan tali jemuran agar tidak lagi memberikan perlawanan.

Kabar mengenai penangkapan piton raksasa ini pertama kali viral setelah diunggah oleh akun Facebook bernama Lumara, yang menunjukkan momen menegangkan di Desa Labunti tersebut. Saat ini, ular tersebut telah diamankan oleh warga dalam sebuah karung agar tidak lagi meneror lingkungan sekitar. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di area semak-semak yang lembap yang menjadi habitat alami predator tersebut.(*)

Editor: Redaksi | laporan: Wan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement