SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Politik

Nur Alam Bertemu Presiden ke-7 RI Jokowi, Bahas Politik Nasional dan Undang Kembali ke Sultra

Momen penuh kehangatan saat mantan Gubernur Sultra Nur Alam dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) saat pertemuan tertutup dalam agenda pertemuan silaturahmi di Jakarta, Rabu (16/06/2026).

FAKTAINDONESIA.NET, JAKARTAMantan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Nur Alam, melakukan pertemuan dengan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), dalam suasana penuh keakrabani dan silaturahmi sebagai sahabat lama yang sama-sama pernah mengemban amanah sebagai kepala daerah.

Dalam pertemuan tersebut, Nur Alam menyampaikan bahwa hubungan keduanya telah terjalin sejak masih sama-sama menjabat sebagai gubernur, hingga Jokowi dipercaya memimpin Indonesia sebagai Presiden Republik Indonesia.

“Silaturahmi ini sebagai sahabat lama. Kami sama-sama pernah menjadi gubernur dan beliau juga merupakan atasan saya ketika menjabat Presiden RI,” ujar Nur Alam, Rabu (16/6/2026).

Pada kesempatan itu, Nur Alam juga menyampaikan dukungan moral atas perjuangan politik Joko Widodo yang dinilainya tidak pernah surut dalam membangun bangsa dan negara, termasuk terhadap kepemimpinan Jokowi di Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

“Sebagai sahabat, saya menyampaikan dukungan moral atas perjuangan politik Pak Jokowi yang tidak pernah surut dalam membangun bangsa. Termasuk kepemimpinan beliau di PSI,” katanya.

OPINI: Bau Tidak Sedap Mulai Menyeruak di Tengah Kontestasi Pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo 2026

Selain itu, Nur Alam mengundang Joko Widodo untuk kembali berkunjung ke Sulawesi Tenggara. Menurutnya, masyarakat Sultra memiliki kedekatan emosional dengan mantan orang nomor satu di Indonesia tersebut.

“Saya juga mengundang Pak Jokowi agar dapat kembali berkunjung ke Sulawesi Tenggara untuk bersilaturahmi dengan masyarakat di daerah,” ungkapnya.

Pertemuan tersebut turut membahas sejumlah isu strategis, baik di tingkat lokal maupun nasional. Salah satu topik yang menjadi perhatian adalah konsolidasi nasional Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjelang proses verifikasi partai politik serta persiapan menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.

“Banyak hal yang kami diskusikan, mulai dari isu-isu lokal hingga nasional, khususnya menyangkut konsolidasi nasional PSI menjelang verifikasi partai dan persiapan Pemilu 2029,” tambah Nur Alam.

Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut mencerminkan eratnya hubungan persahabatan antara Nur Alam dan Joko Widodo, sekaligus menjadi ajang bertukar pandangan mengenai dinamika politik dan pembangunan nasional ke depan.(*)

Nur Alam Tegaskan Bantuan Gedung Unsultra Merupakan Dukungan Pendidikan Untuk Masyarakat Sultra, Bukan Anggaran Siluman

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement