SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lingkungan

Perusahaan Sawit di Konsel Sultra Buat Tanggul di Lahan Cetak Sawah, Petani Sebut Perusahaan Tidak Punya Hati

Pembuatan tanggul perusahaan sawit di Konawe Selatan, Kamis (4/9/2025)

FAKTAINDONESIA.NET – Petani Desa Puuwehuko Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara (Sultra) keluhkan banjir akibat pembuatan tanggul perusahaan sawit.

Tanggul yang dibuat dengan tinggi tiga meter, lebar delapan meter, dan panjang dua kilometer itu berdampak bagi lahan sawah di tiga desa sekitar.

Berdasarkan Informasi yang diterima Faktaindonesia.net, tanggul tersebut dibangun di areal cetak sawah, tahun 2012.

Pembangunan tanggul itu bertujuan untuk melindungi areal perkebunan sawit milik perusahaan sait dari genangan air.

Salah seorang petani Desa Puuwehuko, Harmin mengatakan akibat pembuatan tanggul tesebut warga sekitar dirugikan ketika musim hujan karena mengalami kebanjiran.

Diduga Edarkan Sabu, Pria di Landono Ditangkap Satresnarkoba Polres Konawe Selatan

“Dia membuat tanggul untuk sawitnya, tapi akibatnya tiga desa banjir ketika hujan. Perusahaan ini tidak punya hati dan tidak menaati aturan,” katanya, Kamis (4/9/2025).

Ia menjelaskan, fungsi tanggul itu untuk mencegah air masuk ke area perkebunan sawit.

Namun, aliran air yang terhalang membuat lahan sawah warga justru terendam.

“Mereka buat tanggul agar air tidak masuk ke lokasi sawit, padahal arealnya ada di cetak sawah. Akibatnya sawah-sawah yang ada di sekitarnya tergenang, dan dampaknya dirasakan tiga desa,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa warga tidak pernah memberikan persetujuan atau membebaskan lahan cetak sawah untuk dijadikan perkebunan sawit.

Ratusan Peserta Semarakkan Kampanye Lingkungan dan Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Kendari

“Tidak pernah kami bebaskan lahan cetak sawah untuk penanaman sawit oleh perusahaan,” ujarnya.

Sementara itu, Faktaindonesia.net masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak perusahaan sawit.(*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement