SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berita Sultra Ekonomi

Wakil Rektor II Unsultra Masuk Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Nasional Menuju Target 8 Persen

Akademisi Unsultra Dr. Saprudin saat memaparkan pandangan strategis mengenai peran perguruan tinggi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah Sulawesi Tenggara.

FAKTAINDONESIA.NET, KENDARI – Wakil Rektor II Bidang Keuangan dan Sumber Daya Institusi Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra), Dr. Saprudin, S.IP., M.Tr.I.P., masuk dalam jajaran Tim Pemantauan, Pengawalan dan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Keterlibatan tersebut berada dalam agenda pemerintah untuk mengoptimalkan percepatan pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen sebagaimana diarahkan dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Keputusan Menteri Dalam Negeri tentang pembentukan tim tersebut menempatkan pemantauan, pengawalan dan percepatan pertumbuhan ekonomi daerah sebagai bagian dari upaya mendukung pencapaian sasaran pembangunan nasional.

Tim tersebut memiliki tugas melakukan koordinasi, mengidentifikasi berbagai persoalan yang menghambat pertumbuhan ekonomi daerah, melakukan pemantauan dan evaluasi, serta mengendalikan pelaksanaan upaya percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain itu, tim bertugas mengumpulkan data dan informasi perkembangan ekonomi di daerah, melakukan analisis dan evaluasi, serta melakukan verifikasi data terkait langkah-langkah konkret percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

Kerukunan Pekerja Tolaki Morowali Kecam PHK Karyawan PT IGIP, Minta Hak Dipenuhi

Untuk wilayah Sulawesi Tenggara, dokumen Kemendagri menetapkan Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa sebagai penanggung jawab provinsi. Sejumlah pejabat juga ditugaskan sebagai koordinator untuk kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.

Keterlibatan unsur perguruan tinggi dalam agenda percepatan ekonomi daerah membuka ruang bagi kontribusi akademik melalui kajian, penguatan data, serta gagasan berbasis riset untuk melihat potensi dan berbagai persoalan pembangunan ekonomi di daerah.

Bagi Unsultra, keterlibatan Dr. Saprudin dalam tim tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung agenda pembangunan, khususnya dalam penguatan sumber daya institusi dan pengembangan kebijakan yang berkaitan dengan pembangunan daerah.

Pembentukan tim ini menunjukkan bahwa percepatan pertumbuhan ekonomi tidak hanya diarahkan pada pencapaian angka pertumbuhan, tetapi juga melalui proses pemantauan, identifikasi persoalan, evaluasi serta pengawalan program di tingkat daerah.

Target pertumbuhan ekonomi 8 persen hingga 2029 sendiri menjadi salah satu sasaran dalam arah pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam RPJMN 2025–2029.(*)

Lakalantas Maut di Perempatan Korumba Kendari, Penumpang Yamaha Fino Tewas Seketika  Usai Tabrakan dengan Mobil Xpander

editor : redaksi

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement