FAKTAINDONESIA.NET – PT Ceria Nugraha Indotama (Ceria) bekerja sama dengan Forum Pemuda Kecamatan Wolo menyelenggarakan kegiatan Wolo Digital Creative Movement bertema “Pemberdayaan Pemuda di Wilayah Lingkar Tambang melalui Inovasi Kreativitas Digital dan Penguatan Edukasi Sosial Berkelanjutan”.
Kegiatan ini digelar pada 13 Februari 2026 di Aula Islamic Centre Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

sambutan Ketua Forum Pemuda Kecamatan Wolo, Syamsuriadi kegiatan workshop Wolo Digital Creative Movement di Aula Islamic Centre, Kolaka. Sabtu, (14/02/2026).
Program ini merupakan kolaborasi antara Departemen Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Ceria dengan pemuda setempat untuk memperkuat kapasitas generasi muda di bidang pendidikan dan keterampilan digital yang relevan dengan perkembangan teknologi saat ini.
Digital Creative Movement dirancang sebagai inisiatif peningkatan kapasitas dalam bidang content creation, desain grafis, dan personal branding.
Peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis, tetapi juga pengalaman praktik membangun personal branding di era digital, menciptakan konten kreatif bernilai, serta memanfaatkan media sosial sebagai platform produktif yang berpotensi membuka peluang ekonomi baru.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta menerima materi komprehensif mulai dari literasi digital dasar, teknik produksi konten visual dan audio-visual, strategi pengelolaan media sosial, pembentukan karakter, hingga etika bermedia digital.

Ratusan pelajar SMA dan mahasiswa di wilayah lingkar tambang Kecamatan Wolo antusias mengikuti sesi foto bersama usai mengikuti rangkaian workshop Wolo Digital Creative Movement di Aula Islamic Centre, Kolaka.
Kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif, studi kasus, workshop praktik pembuatan konten, serta pendampingan intensif dari para pemateri dan praktisi industri kreatif digital.
Ratusan peserta yang terdiri dari pelajar SMA, mahasiswa, dan pemuda wilayah lingkar tambang menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang kegiatan. Semangat tersebut terlihat pada sesi praktik dan tantangan kreatif yang mendorong kolaborasi dalam menghasilkan karya digital. Selain itu, kegiatan ini menjadi ruang pertukaran gagasan dan perluasan jejaring antar pemuda di Kecamatan Wolo.
General Manager Site Operations Ceria, Wahyu Maradona, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran pemuda di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Menurutnya, transformasi digital bukan sekadar adopsi teknologi, tetapi juga perubahan pola pikir, cara kerja, dan kontribusi terhadap pembangunan.
“Di tengah perkembangan teknologi yang begitu cepat, pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton. Generasi muda memiliki tanggung jawab untuk memanfaatkan kemampuan demi kebaikan yang lebih luas. Ceria berkomitmen mendukung pengembangan potensi pemuda agar mampu menjadi kreator, inovator, dan agen perubahan,” katanya, Sabtu (14/2/2026).

Ketua Forum Pemuda Kecamatan Wolo, Syamsuriadi (kiri), menyerahkan plakat penghargaan kepada manajemen PT Ceria Nugraha Indotama
Senada dengan itu, Sekretaris Kecamatan Wolo, Taslim Muthalib, S.Sos., M.E., mengapresiasi kontribusi Ceria dalam memperkuat kapasitas pemuda di daerah. Ia menilai program ini sejalan dengan agenda pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperluas akses pembelajaran berbasis keterampilan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Ketua Forum Pemuda Kecamatan Wolo, Syamsuriadi, menambahkan bahwa program ini lahir dari visi bersama antara perusahaan dan pemuda lokal untuk mendorong generasi muda menjadi lebih adaptif, produktif, dan kompetitif di era teknologi.
Ia menegaskan, kehadiran Ceria di Kecamatan Wolo tidak hanya sebatas aktivitas industri, tetapi juga membuka ruang partisipasi dan pengembangan diri bagi masyarakat, khususnya pemuda.
Melalui program PPM yang terarah, partisipatif, dan berkelanjutan, Ceria berharap Wolo Digital Creative Movement menjadi ruang belajar dan wadah kolaborasi bagi pemuda lingkar tambang, sekaligus mendorong peningkatan kapasitas, kemandirian, dan daya saing generasi muda sebagai motor penggerak pembangunan daerah di era transformasi digital.(*)
Editor : Redaksi





Comment